Jambi – Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso memimpin apel gelar pasukan Operasi Zebra Siginjai Polda Jambi 2022 di lapangan hitam Mapolda Jambi. Senin (3/10/2022).
Apel ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kasrem 042 Gapu, Kabid Berantas BNN Provinsi Jambi Kombes Pol Dewa Artha, Kepala Jasa Raharja Jambi dan perwakilan Kejati Jambi.
Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudawan Roswinarso mengatakan apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.
Ia menyebutkan Operasi Zebra Siginjai Polda Jambi ini dilaksanakan selama 14 hari mulai dari 3 – 17 Oktober 2022 mendatang.
Dengan dilaksanakannya Operasi Zebra ini, Wakapolda Jambi berharap akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yakni disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, meminimalisasi dan kecelakaan lalu lintas.
Kemudian, menurunnya korban kecelakaan lalu lintas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu serta terwujudnya situasi kamseltibcar yang aman dan kondusif.
“Pelaksanaan operasi Zebra tahun 2022 ini lebih merupakan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis yang didukung pola Gakkum Lantas secara elektronik atau teguran simpatik dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polri dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19,”ujarnya.
Adapun sasaran selama Operasi Zebra Siginjai berlangsung yakni:
- Tidak menggunakan helm/ helm tidak SNI
2.pengemudi yang dalam keadaan biasa atau mabuk
3.melawan arus - Pegemudi di bawah umur
- kecepatan tinggi
- Tidak digunakan sabuk keselamatan
7.Berboncengan lebih dari 1 orang
Selain itu, Wakapolda Jambi mendukung penegakan hukum Operasi Zebra Siginjai 2022 juga dilakukan terhadap angkutan batubara yang menjadi atensi kita bersama dan sudah sangat meresahkan masyarakat.
“Angkutan batubara ini perlu penanganan khusus agar tidak menimbulkan konflik sosial dan terganggunya kegiatan ekonomi,” jelasnya.
Ia menyebutkan jumlah personel yang diterjunkan dalam Operasi Zebra Siginjai sebanyak 691 personel gabungan dari beberapa Satker Polda Jambi dan stakeholder terkait.







Discussion about this post