Jambi- Pemerintah Provinsi Jambi memberikan penghargaan kepada para pelaku seni, budaya, dan sejarawan dalam rangka Malam Keagungan Melayu bertajuk “Kalavibhaga: Sang Kala Jejak Melayu Jambi” yang berlangsung di taman Mini Melayu Jambi, Selasa (06/01/2026).
Acara anugrah kebudayaan Provinsi Jambi 2026 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Ketua DPRD, pimpinan Forkopimda, Bupati dan Walikota, para pejabat Pemprov Jambi, serta Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris.
budaya dan seni yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan nilai-nilai budaya Melayu Jambi.“Anugerah ini adalah bentuk apresiasi negara kepada Bapak dan Ibu sekalian yang telah menekuni bidangnya masing-masing. Apa yang dilakukan hari ini akan dicatat dan dikenang oleh anak negeri Jambi sebagai bagian dari sejarah,” ujar Al Haris.
Penghargaan tersebut diberikan kepada para maestro seni, budayawan, dan sejarawan yang dinilai berhasil mengangkat serta melestarikan seni budaya di Jambi.
Al Haris menyebutkan masih banyak potensi budaya yang belum tergali secara maksimal. Banyak maestro dan pelaku budaya yang dengan setia mempertahankan tradisi leluhur, meski belum tampil ke permukaan atau diajukan sebagai warisan budaya tak benda.
“Insyaallah, tahun depan Provinsi Jambi akan mengusulkan lebih banyak lagi warisan budaya tak benda. Kita ingin semua potensi budaya Jambi mendapatkan tempat dan pengakuan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Gubernur Al Haris mengharapkan penghargaan ini menjadi teladan bagi generasi muda Jambi agar terus mencintai dan menekuni budaya daerah. Ia meyakini bahwa kesungguhan dalam menjaga tradisi akan membuahkan hasil dan memberikan nilai bagi masyarakat luas.(*)
Jambi- Pemerintah Provinsi Jambi memberikan penghargaan kepada para pelaku seni, budaya, dan sejarawan dalam rangka Malam Keagungan Melayu bertajuk “Kalavibhaga: Sang Kala Jejak Melayu Jambi” yang berlangsung di taman Mini Melayu Jambi, Selasa (06/01/2026).
Acara anugrah kebudayaan Provinsi Jambi 2026 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Ketua DPRD, pimpinan Forkopimda, Bupati dan Walikota, para pejabat Pemprov Jambi, serta Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris.
budaya dan seni yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menjaga, merawat, dan mengembangkan nilai-nilai budaya Melayu Jambi.“Anugerah ini adalah bentuk apresiasi negara kepada Bapak dan Ibu sekalian yang telah menekuni bidangnya masing-masing. Apa yang dilakukan hari ini akan dicatat dan dikenang oleh anak negeri Jambi sebagai bagian dari sejarah,” ujar Al Haris.
Penghargaan tersebut diberikan kepada para maestro seni, budayawan, dan sejarawan yang dinilai berhasil mengangkat serta melestarikan seni budaya di Jambi.
Al Haris menyebutkan masih banyak potensi budaya yang belum tergali secara maksimal. Banyak maestro dan pelaku budaya yang dengan setia mempertahankan tradisi leluhur, meski belum tampil ke permukaan atau diajukan sebagai warisan budaya tak benda.
“Insyaallah, tahun depan Provinsi Jambi akan mengusulkan lebih banyak lagi warisan budaya tak benda. Kita ingin semua potensi budaya Jambi mendapatkan tempat dan pengakuan,” lanjutnya.
Lebih jauh, Gubernur Al Haris mengharapkan penghargaan ini menjadi teladan bagi generasi muda Jambi agar terus mencintai dan menekuni budaya daerah. Ia meyakini bahwa kesungguhan dalam menjaga tradisi akan membuahkan hasil dan memberikan nilai bagi masyarakat luas.(*)
Discussion about this post